Kapanewon Karangmojo
Kapanewon Karangmojo berada sekitar 9 km ke arah timur dari Wonosari, ibu kota Kabupaten Gunungkidul. Pusat pemerintahannya berada di Kalurahan Karangmojo. Kode pos wilayah ini adalah 55891.
Gambaran Wilayah dan Letak
Karangmojo memiliki luas sekitar 80,12 kilometer persegi. Jumlah penduduknya sekitar 55 ribu jiwa menurut data pertengahan 2023. Wilayahnya menjadi penghubung antara Wonosari dengan Ngawen, Semin, dan Ponjong.
Kapanewon ini juga dilalui jalur utama dari arah Klaten, Jawa Tengah menuju Wonosari. Sobat jalan jalan yang datang dari timur Jogja akan sering melewatinya.
Di utara, Karangmojo berbatasan dengan Nglipar, Ngawen, dan Semin. Di timur dan tenggara ada Ponjong, di selatan Semanu, serta di barat dan barat daya Wonosari.
Letaknya di jalur timur membuat Karangmojo cocok sebagai titik singgah. Sobat jalan jalan bisa berhenti di sini sebelum melanjutkan ke Semin, Ponjong, atau kembali ke Wonosari.
Daftar Kalurahan
Karangmojo terdiri dari 9 kalurahan. Namanya Bejiharjo, Bendungan, Gedangrejo, Jatiayu, Karangmojo, Kelor, Ngawis, Ngipak, dan Wiladeg.
Dari sembilan kalurahan itu, Bejiharjo paling dikenal oleh wisatawan. Kalurahan ini menjadi lokasi Goa Pindul yang sudah terkenal sampai luar negeri.
Desa Wisata Bejiharjo
Desa Wisata Bejiharjo terbentuk pada tahun 2010. Pada tahun 2012 desa ini meraih predikat desa wisata terbaik dari kementerian yang mengurusi pariwisata. Nama Bejiharjo berasal dari kata beji yang berarti air dan harjo yang berarti subur.
Sekitar 25 persen wilayah desa berupa hutan negara dengan tanaman kayu putih. Lanskapnya terdiri dari persawahan, sungai, dan goa karst. Karena itu hampir semua wisata di sini berupa wisata alam.
Warga mengelola sendiri kegiatan wisata, mulai dari pemandu, penjaga loket, sampai penyedia jasa pendukung. Pembahasan desa ini ada di artikel Desa Wisata Bejiharjo.
Goa Pindul
Goa Pindul adalah goa horizontal sepanjang sekitar 300 meter yang dialiri sungai bawah tanah. Pengunjung menyusurinya dengan ban karet dalam kegiatan yang disebut cave tubing. Atap goa memiliki celah yang membuat cahaya matahari bisa masuk.
Tarif paket standar berkisar Rp35.000 sampai Rp50.000 per orang. Harga sudah termasuk pemandu, perlengkapan keselamatan, dan asuransi. Tarif bisa berubah, jadi konfirmasi dulu kepada pengelola.
Di kawasan yang sama terdapat Goa Gelatik, Goa Sriti, dan Sungai Oyo yang juga dipakai untuk river tubing. Selengkapnya baca artikel Goa Pindul.
Cara Menuju Karangmojo
Dari Yogyakarta, ambil rute menuju Wonosari lebih dulu. Dari Wonosari, belok ke arah Karangmojo lalu ikuti petunjuk menuju Desa Bejiharjo. Perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta memakan waktu sekitar 1 sampai 1,5 jam.
Sebelum jalan lingkar utara Wonosari dibangun, Bejiharjo termasuk desa pedalaman. Kini jalannya sudah lebar dan bisa dilewati mobil kecil maupun bus besar. Akses ini membuat rombongan wisata lebih mudah datang.
Tips Berkunjung
Datanglah pagi sekitar pukul 08.00 sampai 09.00 atau sore sekitar pukul 15.00. Pada jam tersebut udara tidak terlalu panas dan lokasi belum terlalu ramai. Cave tubing biasanya berlangsung 45 menit sampai 1 jam.
Bawa baju ganti dan handuk karena pasti basah. Kamera tahan air juga berguna untuk mengabadikan suasana di dalam goa. Hindari akhir pekan dan libur panjang bila tidak ingin mengantre.
Setelah itu, Goa Jlamprong di Kapanewon Purwosari bisa dicapai sekitar 30 menit berkendara dari Goa Pindul. Artikelnya ada di Goa Jlamprong.
Penginapan dan Makan
Di sekitar Bejiharjo terdapat beberapa homestay sederhana yang dikelola warga. Pilihan penginapan yang lebih beragam tersedia di Wonosari, sekitar 9 km dari pusat kapanewon. Kembali ke Yogyakarta juga masih memungkinkan karena jaraknya tidak terlalu jauh.
Warung di sekitar lokasi wisata menyajikan makanan khas Gunungkidul. Setelah cave tubing, pengelola biasanya menyuguhkan wedang jahe hangat. Minuman ini cocok untuk menghangatkan badan setelah lama berada di air goa.
Kapanewon Terdekat dari Karangmojo
Karangmojo berbatasan dengan Kapanewon Wonosari, Kapanewon Nglipar, Kapanewon Semin, Kapanewon Ponjong, dan Kapanewon Semanu. Di sisi utara terdapat pula Kapanewon Ngawen.
