Kapanewon Ngawen

Kapanewon Ngawen berada sekitar 22 km ke arah utara dari Wonosari, ibu kota Kabupaten Gunungkidul. Pusat pemerintahannya berada di Kalurahan Kampung. Kode pos wilayah ini adalah 55853.

Gambaran Wilayah dan Letak

Ngawen memiliki luas sekitar 46,59 kilometer persegi. Jumlah penduduknya sekitar 34 ribu jiwa menurut data pertengahan 2023. Ukurannya termasuk kecil, tetapi permukimannya cukup padat.

Di utara, Ngawen berbatasan dengan Kecamatan Bayat dan Cawas di Kabupaten Klaten. Di timur laut ada Kecamatan Weru di Kabupaten Sukoharjo. Di timur dan tenggara berbatasan dengan Kapanewon Semin, di selatan dengan Karangmojo, dan di barat daya serta barat dengan Nglipar.

Letak di tepi utara membuat Ngawen dekat dengan Jawa Tengah. Wisata unggulannya berada di perbukitan, bukan di pantai.

Daftar Kalurahan

Ngawen terdiri dari 6 kalurahan. Namanya Beji, Jurangjero, Kampung, Sambirejo, Tancep, dan Watusigar.

Kalurahan Kampung menjadi kalurahan terpenting bagi wisatawan. Selain menjadi pusat pemerintahan, di sinilah Gunung Gambar berada.

Gunung Gambar

Gunung Gambar berada di Padukuhan Gunung Gambar, Kalurahan Kampung. Tempat ini dikenal sebagai petilasan Pangeran Sambernyawa atau Raden Mas Said. Menurut cerita setempat, ia mengatur strategi melawan VOC dari tempat pertapaannya di sini.

Raden Mas Said kemudian menjadi pendiri Kasultanan Mangkunegaran. Karena itu kawasan ini memadukan wisata alam dan sejarah. Ketinggiannya disebut sekitar 500 sampai 670 meter di atas permukaan laut, tergantung sumbernya.

Dari puncak, pengunjung bisa melihat Wonosari, Klaten, dan Solo. Saat langit cerah, Gunung Lawu tampak di sisi timur. Banyak spot foto tersedia untuk pagi, senja, hingga malam.

Akses dan Tiket Gunung Gambar

Jaraknya sekitar 5,5 km dari pusat kapanewon, atau sekitar 15 menit berkendara. Dari Wonosari butuh sekitar satu jam, sedangkan dari Yogyakarta sekitar dua jam. Jalannya sudah baik tetapi berkelok dengan tikungan curam.

Satu sumber tahun 2022 menyebut tiket Rp5.000 dan jam buka pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Fasilitas meliputi parkir luas, toilet umum, pendopo, dan beberapa warung. Konfirmasi tarif terbaru sebelum berangkat.

Dari Pasar Ngawen, ambil pertigaan lalu ikuti jalan aspal menuju lokasi. Jalan dapat dilalui kendaraan, tetapi tikungannya curam. Pilih waktu saat cuaca cerah agar perjalanan lebih aman.

Desa Wisata Kampoeng

Desa Wisata Kampoeng berpusat di Padukuhan Gununggambar, Kalurahan Kampung. Kawasan ini menawarkan paket tanam dan panen kopi, serta paket menanam bunga hoya. Bunga hoya disebut tanaman langka yang dikonservasi warga.

Budaya setempat memadukan tradisi Keraton Yogyakarta dan Keraton Mangkunegaran Solo. Salah satu acaranya adalah sarasehan dalam rangkaian upacara jamasan.

Tersedia juga paket tur jeep sekitar Rp250.000. Pengunjung yang suka berjalan kaki bisa trekking di sekitar puncak.

Suvenirnya meliputi kopi Gunung Gambar, tas anyaman bambu, dan produk ecoprint.

Paket menanam hoya dan kopi Gunung Gambar masing-masing tertulis sekitar Rp25.000. Paket panen kopi tertulis Rp250.000 dan ecoprint Rp75.000. Tarif di halaman resmi terlihat tidak lengkap, jadi tanyakan langsung kepada pengelola.

Pada bulan Maret sampai Mei, sunrise di atas awan berpotensi terlihat dari sini. Warga juga menggelar sadranan, grebeg besar Gunung Wijil, dan ogoh-ogoh. Wisatawan dapat menginap di homestay milik warga.

Tips Berkunjung

Datanglah saat cuaca cerah agar pemandangan dari puncak terlihat jelas. Berkendara hati-hati karena jalan menanjak dan berkelok. Bawa air minum, tabir surya, dan alas kaki yang nyaman.

Pagi hari paling cocok untuk melihat matahari terbit dan udara masih sejuk. Bila ingin melihat tradisi budaya, tanyakan jadwal acara kepada pengelola desa wisata. Jaga kebersihan dan hormati area petilasan.

Kapanewon Terdekat dari Ngawen

Ngawen berbatasan dengan Kapanewon Semin, Kapanewon Karangmojo, dan Kapanewon Nglipar. Dari Karangmojo di sisi selatan, sobat jalan jalan bisa melanjutkan ke Goa Pindul.

Artikel Terkait