Kemantren Jetis Kota Yogyakarta
Kemantren Jetis berada di bagian utara Kota Yogyakarta dan menjadi lokasi Tugu Yogyakarta. Tugu yang sering disebut Tugu Pal Putih ini berada satu garis dengan Malioboro. Meski begitu, Tugu termasuk wilayah Jetis, bukan Gedongtengen.
Sobat jalan jalan perlu membedakan Jetis ini dengan Kapanewon Jetis di Bantul. Keduanya sama sama bernama Jetis tetapi berada di wilayah berbeda. Jetis di Kota Yogyakarta lebih padat dan dekat dengan pusat kota.
Alamat dan Batas Wilayah
Kantor Kemantren Jetis berada di Jl. Pangeran Diponegoro No. 91, Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta, DIY 55231. Di utara dan barat Jetis berbatasan dengan Kemantren Tegalrejo. Di timur laut ada Kapanewon Mlati di Kabupaten Sleman.
Di timur ada Kemantren Gondokusuman, dan di tenggara ada Kemantren Danurejan. Di selatan ada Kemantren Gedongtengen. Sungai Code menjadi batas alami sisi timur.
Kondisi Wilayah dan Penduduk
Jetis memiliki luas sekitar 1,72 kilometer persegi. Sensus penduduk tahun 2020 mencatat sekitar 23.385 jiwa. Kepadatannya sekitar 13.600 jiwa per kilometer persegi.
Pada masa kolonial Belanda, Jetis termasuk kawasan elite di Yogyakarta, bersama Kotabaru. Sekarang kawasan ini ramai oleh sekolah, perkantoran, dan hotel.
Kemantren ini juga punya perempatan penting yang menjadi jalur harian warga ke pusat kota. Pagi hari, jalan di sekitar Perempatan Jetis cukup macet.
Kelurahan di Kemantren Jetis
Jetis terdiri dari 3 kelurahan.
- Kelurahan Bumijo, lokasi kantor kemantren
- Kelurahan Cokrodiningratan
- Kelurahan Gowongan
Kode pos Bumijo adalah 55231, Gowongan 55232, dan Cokrodiningratan 55233.
Tempat Menarik di Jetis
Tugu Yogyakarta adalah simbol kota yang paling sering difoto. Tempat ini berdiri di persimpangan jalan utama dan berada satu garis lurus dengan Malioboro. Datanglah di luar jam sibuk agar lebih nyaman berfoto.
Pasar Kranggan dikenal sebagai pusat kuliner yang disebut sebagai hidden gem. Banyak warga mencari jajanan dan makanan sederhana di sana. Saya belum menemukan satu menu viral, jadi sobat bisa berkeliling dan mencoba pilihan yang ramai.
Perempatan Jetis dikenal sebagai persimpangan pendidikan. Di sekitarnya terdapat delapan sekolah dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Karena itu kawasan ini sangat ramai pada jam masuk dan pulang sekolah.
Sobat yang ingin menikmati suasana malam bisa melanjutkan ke Malioboro. Jaraknya dekat dengan Tugu. Baca panduan Jalan Malioboro Jogja untuk rute selanjutnya.
Hotel dan Akses di Jetis
Hotel Tentrem, hotel bintang lima, berada di kemantren ini dan sering muncul dalam ulasan wisatawan. Selain itu ada banyak penginapan lain di sekitar Tugu dan Jalan Pangeran Diponegoro.
Letaknya dekat Stasiun Tugu sehingga cocok untuk sobat yang datang dengan kereta. Pilihan harganya beragam, dari hotel berbintang sampai penginapan sederhana.
Dari Tugu, sobat bisa menyusuri jalan lurus ke selatan menuju Malioboro. Sungai Code di sisi timur menjadi batas dengan Gondokusuman. Kawasan sekitar sungai punya permukiman padat, jadi berjalanlah dengan hati hati.
Tips Berkunjung ke Jetis
Hindari datang saat jam sibuk pagi dan sore hari. Gunakan kendaraan umum atau berjalan kaki bila mungkin.
Bawa air minum dan topi bila sobat berencana berjalan kaki di siang hari. Jetis relatif kecil, jadi seluruh kawasan bisa dijelajahi dalam setengah hari.
Jika menginap di sekitar Tugu, sobat akan mudah menjangkau Stasiun Tugu. Stasiun itu berada di kemantren tetangga. Untuk pilihan penginapan, lihat hotel dekat stasiun Jogja.
Kemantren Tetangga di Sekitar Jetis
Jetis terhubung dengan beberapa kemantren yang punya tujuan wisata sendiri.
| Kemantren Terdekat | Arah Geografis | Kekhasan / Wisata Unggulan |
|---|---|---|
| Kemantren Tegalrejo | Utara dan barat | Kemantren di sisi utara dan barat Jetis. |
| Kemantren Gondokusuman | Timur | Kotabaru dan Stadion Kridosono. |
| Kemantren Danurejan | Tenggara | Stasiun Lempuyangan dan Kepatihan. |
| Kemantren Gedongtengen | Selatan | Stasiun Tugu dan Kampung Sosrowijayan. |
| Kapanewon Mlati | Timur laut | Wilayah Sleman yang berbatasan dengan kota. |
Pakai paket wisata jogja kami bila ingin menggabungkan Tugu dengan wisata di pusat kota.
