Kapanewon Nanggulan Kulon Progo

Kapanewon Nanggulan berada di bagian timur Kabupaten Kulon Progo dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Sleman. Sobat jalan jalan yang menuju perbukitan Menoreh dari Yogyakarta biasanya melewati wilayah ini. Nanggulan juga punya sejarah pemerintahan yang cukup panjang.

Setelah Perang Diponegoro, pada 1851 Nanggulan menjadi wilayah setingkat kabupaten yang dipimpin seorang tumenggung. Pada 16 Februari 1927 statusnya turun menjadi kawedanan dengan tiga kapanewon, yaitu Watumurah atau Girimulyo, Kalibawang, dan Samigaluh. Setelah Kulon Progo dan Adikarta digabung pada 1951, Nanggulan menjadi kecamatan seperti sekarang.

Alamat dan Batas Wilayah

Kantor Kapanewon Nanggulan berada di Jl. Sentolo Klangon Km 8, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo, DIY 55671. Di utara Nanggulan berbatasan dengan Kapanewon Kalibawang dan di selatan dengan Kapanewon Sentolo. Di barat ada Kapanewon Pengasih dan Kapanewon Girimulyo, sedangkan sisi timurnya berbatasan dengan Kabupaten Sleman.

Kondisi Wilayah dan Penduduk

Nanggulan memiliki luas sekitar 39,61 kilometer persegi. Menurut data BPS tahun 2017, penduduknya sekitar 29.731 jiwa dengan kepadatan 751 jiwa per kilometer persegi. Wilayah ini terbagi dalam 61 padukuhan.

Sensus penduduk tahun 2020 mencatat jumlah penduduk sekitar 30.358 jiwa. Angka itu naik pelan dari catatan sensus tahun 2010 yang sebesar 27.239 jiwa.

Akses Menuju Nanggulan

Dari Kota Yogyakarta, sobat bisa lewat Jalan Godean, melewati Kenteng, lalu masuk ke Nanggulan. Jalur yang sama dipakai untuk menuju Kalibawang dan Sendangsono. Karena itu Nanggulan sering menjadi tempat singgah, bukan tujuan utama.

Sobat yang membawa kendaraan pribadi sebaiknya berangkat pagi. Dengan begitu perjalanan ke Kalibawang dan Menoreh tidak terburu buru.

Kalurahan di Kapanewon Nanggulan

Nanggulan terdiri dari 6 kalurahan.

  1. Kalurahan Banyuroto
  2. Kalurahan Donomulyo
  3. Kalurahan Wijimulyo
  4. Kalurahan Tanjungharjo
  5. Kalurahan Jatisarono, lokasi kantor kapanewon
  6. Kalurahan Kembang

Beberapa kalurahan mulai mengenalkan potensi desanya kepada pengunjung. Donomulyo dan Jatisarono adalah dua yang paling sering dibahas dalam kajian desa wisata.

Kesenian dan Potensi Wisata di Nanggulan

Saya tidak menemukan objek wisata besar yang berdiri di Nanggulan. Daya tariknya lebih ke budaya dan kegiatan warga. Kesenian jathilan sering dipentaskan oleh beberapa dusun di sini.

Sobat yang ingin menonton jathilan sebaiknya bertanya jadwal ke kantor kalurahan terdekat.

Di Kalurahan Donomulyo, warga membentuk kelompok seni tari, teater, dan musik. Desa ini juga punya tempat produksi kerajinan tangan dan kuliner tradisional. Potensi tersebut pernah disusun menjadi usulan katalog paket wisata desa.

Kalurahan Jatisarono mengembangkan mina padi, yaitu budidaya ikan di sawah bersama tanaman padi. Sawah yang sama menghasilkan padi dan ikan sekaligus.

Sobat yang suka melihat kegiatan pertanian bisa mampir ke area persawahannya. Hubungi pemerintah kalurahan lebih dulu agar kunjungan bisa diatur.

Nanggulan juga punya usaha batik tulis dan batik cap, termasuk batik Sekar Niti. Selain itu ada kerajinan tas dari serat tumbuhan. Sobat bisa mencarinya langsung di rumah pengrajin atau lewat kalurahan setempat.

Sebuah ulasan juga menyebut tempat bernama Menoreh View di Nanggulan ke arah utara. Saya belum menemukan keterangan resmi soal fasilitasnya, jadi sebaiknya sobat cek peta digital sebelum berangkat.

Untuk kuliner, saya tidak menemukan makanan khas Nanggulan yang menonjol atau viral. Warung makan di sepanjang jalan utama cukup untuk makan siang selama perjalanan.

Sobat jalan jalan yang hanya punya waktu akhir pekan bisa melihat rencana wisata Jogja 2 hari 1 malam sebelum memutuskan apakah Nanggulan ikut dikunjungi. Tersedia tiga pilihan paket lengkap dengan rincian tiap hari.

Kapanewon Tetangga di Sekitar Nanggulan

Nanggulan menjadi penghubung antara Sleman, kota Wates, dan perbukitan Menoreh.

Kapanewon TerdekatArah GeografisKekhasan / Wisata Unggulan
Kapanewon KalibawangUtaraGua Maria Sendangsono dan Gerbang Samudra Raksa.
Kapanewon SentoloSelatanJalur utama Jogja dan Wates.
Kapanewon PengasihBaratWilayah dekat kota Wates.
Kapanewon GirimulyoBaratSungai Mudal, Goa Kiskendo, dan air terjun.

Dari Nanggulan, sobat bisa melanjutkan ke Sungai Mudal atau ke kebun teh di Samigaluh. Atur rutenya lewat paket wisata jogja kami bila ingin perjalanan sehari penuh.

Artikel Terkait